Jakarta, jakartawaspada.com Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) DKI Jakarta menegaskan kesiapannya untuk terus memperkuat sinergi bersama Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Ahsan Pasinringi, Anggota Investigasi & Arbitrase (INVAR) KOKAM DKI, yang menilai kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan aparat penegak hukum sangat penting agar potensi generasi muda dapat tersalurkan ke arah yang produktif.
Ahsan menekankan, pemuda memiliki energi besar yang apabila tidak diarahkan bisa menimbulkan dampak negatif, mulai dari penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, hingga terpapar paham radikalisme.
“KOKAM hadir untuk menjadi pagar sekaligus penggerak agar anak muda tidak salah langkah. Dengan pembinaan, kedisiplinan, serta berbagai kegiatan sosial, kami berupaya melahirkan generasi yang tangguh, sehat, dan berintegritas. Dalam hal ini, sinergi dengan Polri sangat krusial, karena Polri adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa kerja sama KOKAM dengan Polri bukan hanya sebatas pengamanan acara, melainkan juga mencakup pengembangan kapasitas pemuda. Program yang dirancang meliputi pelatihan kedisiplinan, literasi hukum, hingga partisipasi aktif dalam aksi-aksi kemanusiaan.
“Pemuda Muhammadiyah harus tampil di garis depan, bukan hanya dalam aspek pengamanan, tetapi juga dalam isu sosial, lingkungan, serta ekonomi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” tambah Ahsan.
Dalam waktu dekat, KOKAM DKI akan menggelar sejumlah agenda besar. Salah satunya kegiatan sosial di Kepulauan Seribu yang akan melibatkan 300–500 anggota, sebagai bagian dari rangkaian menuju Milad KOKAM pada 1 Oktober 2025. Selain itu, KOKAM DKI juga dijadwalkan berperan dalam peringatan Hari Bermuhammadiyah pada 24 Agustus 2025.
Mengusung semangat Trilogi KOKAM kebencanaan, kemanusiaan, dan ekologi Ahsan menegaskan KOKAM DKI siap menjadi mitra strategis Polri dalam memperkokoh ketahanan sosial dan stabilitas kamtibmas.
“Kami ingin KOKAM tidak semata dikenal sebagai pengamanan internal Muhammadiyah, tetapi juga sebagai mitra Polri yang berkontribusi nyata dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus menumbuhkan optimisme generasi muda,” pungkasnya. Rill/Red