JAKARTA BARAT, jakartawaspada.com | Relawan Antar Generasi (RANGER) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan Pemerintah Kecamatan Palmerah menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Milad ke-6 RANGER, Rabu (24/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, ini mengusung tema “Mengabdi dengan Hati, Bergerak untuk Negeri.”
Momentum enam tahun perjalanan RANGER menjadi refleksi atas gagasan awal dan nilai-nilai pengabdian yang ditanamkan sejak organisasi ini berdiri. Dewan Pendiri RANGER, H. Moh. Matsani, yang juga menjabat Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta, menegaskan bahwa donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan gerakan kemanusiaan strategis yang harus terus digelorakan.
“Donor darah bukan hal sepele. Darah tidak bisa diganti, sementara kebutuhan bisa mencapai seribu kantong per hari. RANGER harus menjadi motor sosialisasi donor darah, karena manfaatnya bukan hanya bagi penerima, tetapi juga bagi kesehatan pendonor,” tegas Moh. Matsani.
Fondasi Nilai RANGER: Mengabdi Tanpa Pamrih
Sebagai Dewan Pendiri, Moh. Matsani menekankan bahwa sejak awal RANGER dibangun sebagai wadah relawan lintas generasi yang berpijak pada nilai kepedulian sosial, kebangsaan, dan pengabdian tanpa pamrih. Ia menilai konsistensi RANGER selama enam tahun merupakan bukti bahwa nilai tersebut terus dijaga dan diterjemahkan dalam aksi nyata.
“RANGER harus selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat donor darah, tetapi juga ketika lingkungan bermasalah, bencana terjadi, atau masyarakat membutuhkan keteladanan,” ujarnya.
Ia juga mengajak RANGER untuk memperluas peran sosialnya, termasuk dalam kepedulian lingkungan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu persoalan kebersihan dan kesehatan.
“Kalau ada selokan tersumbat, RANGER harus menjadi yang pertama memberi contoh membersihkannya. Ayo kita jaga Jakarta. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sekitarnya,” tambahnya.
Antusiasme Publik dan Konsistensi Organisasi
Ketua Panitia Arifin mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan donor darah. Sekitar 200 warga mendaftar, meski pelaksanaan dibatasi 150 pendonor demi efektivitas kegiatan.
“Ini adalah bentuk kepercayaan publik terhadap RANGER. Kami akan terus menggelar donor darah secara rutin setiap tiga bulan dengan dukungan PMI,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum RANGER, H. Iswandi, SE., MM, menyampaikan bahwa RANGER yang berdiri sejak 2020—berawal dari Relawan FKDM—kini telah berkembang di Jakarta, Cirebon, dan Sukabumi, serta berkomitmen melanjutkan agenda kemanusiaan, termasuk donor darah pada bulan Ramadan mendatang.
Apresiasi PMI dan Pemerintah Kecamatan
Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, H. Becky Mardani, mengapresiasi peran RANGER sebagai mitra strategis PMI.
“Satu kantong darah bisa menyelamatkan tiga nyawa. Kolaborasi dengan komunitas relawan seperti RANGER sangat penting bagi misi kemanusiaan PMI,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Camat Palmerah, Febbiandri Suharto, yang menilai RANGER sebagai organisasi relawan yang konsisten hadir dalam kegiatan sosial dan kebencanaan.
“Kegiatan ini patut dicontoh dan disebarluaskan karena memberi dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Menjaga Warisan Nilai, Menatap Masa Depan
Menutup keterangannya, Moh. Matsani berharap RANGER tetap menjaga roh pengabdian yang menjadi fondasi organisasi sejak awal berdiri.
“Enam tahun ini bukan akhir, tetapi pijakan untuk melangkah lebih jauh. RANGER harus terus tumbuh, solid, dan bermanfaat bagi bangsa,” pungkasnya.
Kegiatan donor darah berlangsung tertib dan lancar, menegaskan bahwa enam tahun perjalanan RANGER diisi dengan kerja-kerja kemanusiaan yang konsisten, berakar pada nilai yang ditanamkan para pendirinya, dan terus relevan bagi masyarakat.
Laporan: Yansen
.jpeg)
